
Jakarta, aktual.com – Irian Jaya Crisis Center (IJCC) bersama Masyarakat adat Suku MOI secara resmi mendukung Cliff Agus Japsenang untuk menjadi PJ Bupati Kabupaten Sorong. Ketua IJCC, Arnold Roberd Rorry mengatakan dirinya dan sejumlah masyarakat adat suku MOI memiliki sejumlah pertimbangan kuat memilih Cliff Agus Japsenang.
“Pertama karena Cliff Agus Japsenang adalah figur orang asli Papua. Kedua, Cliff Agus Japsenang mendapatkan dukungan penuh dari Suku Besar MOI. Ketiga, tentu karena Cliff Agus Japsenang memiliki dedikasi yang tinggi dalam mengembangkan amanat dan tugas-tugas,” kata Arnold Roberd dalam rilis kepada awak media, Senin (31/7) lalu.
IJCC pun menilai Cliff Agus Japsenang memiliki rekam jejak yang jelas. Menurut Arnold, Cliff Japsenang memulai karirnya di Kabupaten Sorong sejak 1980-an, dimana dirinya mulai dari Kepala Camat sehingga menjabat posisi sebagai Sekda Kabupaten Sorong.
“Dukungan terhadap Cliff Agus Japsenang ini didasari alasan dirinya merupakan seorang pejabat karir yang mulai dari camat hingga sekarang menempati posisi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sorong,” sambungnya.
Arnold Roberd mengaku IJCC dan Kepala Suku Besar MOI juga sudah melampirkan surat dukungan dari Kepala Suku Besar MOI dan surat usulan dari DPRD Kabupaten Sorong kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Surat dukungan bahkan juga dibubuhi tandatangan 7 Kepala Adat suku MOI.
“Surat dukungan ditandatangani oleh Badan Pengurus Dewan Adat Suku Besar MOI Paulus Kalfok Siphay Safisa dan Sekretaris Lodewiek Edhie Kalami dan dibubuhi pula tandatangan 7 Kepala Adat dari 7 Suku MOI : Yaitu Kepala Suku MOI Klabra Yesta Kolis, Kepala Suku MOI Kilin, Matius Osok, Kepala Suku MOI Sigin Aren Sawak, Kepala Suku MOI Abun Mek Yekwam, Kepala Suku MOI Suffoma Matias Asrima, Kepala Suku MOI Maya Raja Ampat Kristian Tebu dan Kepala Suku MOI Maya kabupaten Sorong, Amiruddin Rumalelen,” jelas dia.
Arnold Roberd pun berharap Pemerintah Pusat akan memperhatikan aspirasi para Kepala Suku di Sorong ketika memilih figur PJ Bupati Sorong. Arnold mengklaim para Kepala Suku memiliki otoritas moral untuk memberikan legitimasi kepada para pemimpin pemerintahan Kabupaten Sorong.
Artikel ini ditulis oleh:
Megel Jekson














