Jakarta, Aktual.co — Wakil Komisi XI Gus Irawan Pasaribu meminta kepala Bappenas Andrinof Chaniago menjelaskan penyebab pembatalan kerja sama dengan Jepang atas dasar pembangunan kelistrikan.
“Saya minta Bappenas untuk menjelaskan seperti apa akar persoalannya pembatalan kerja sama dengan pihak Jepang ini,” ujar Gus Irawan di DPR,  Jakarta, Senin (26/1).
Gus mengatakan, jika pemutusan itu karena ada satu sebab maka ada pihak yang wanprestasi, tentunya pemeritah berhak beralih ke investor lain. Selain itu jika didalam perjanjian itu ada pihak Indonesia yang dirugikan pantas juga pemerintah untuk melakukan evaluasi kembali terhadap kerja sama yang sudah ada.
Pemerintah saat ini setidaknya mempunyai target untuk membangun power pland yang tidak tanggung-tanggung dengan 35 ribu MW, padahal kita tahu di masa sebelumnya untuk 10 ribu MW dalam waktu 7 tahun pun belum bisa direalisasikan.
“Oleh karena itu, semestinya pemerintah membangun kerja sama dengan semua pihak, butuh suasana kondusif, sehingga mengundang minat investor, tentunya kalau sudah ada kerjasama setidaknya harus bisa di pertahankan dan ditingkatkan, kita tidak boleh menceridai kerjasama,  tujuan kerja sama kan untuk saling menguntungkan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh: