Presiden Joko Widodo tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kota Balikpapan, untuk selanjutnya melakukan kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Rabu (20/12/2023). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden RI

Jakarta, Aktual.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan kembali melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking sejumlah proyek infrastruktur dan meninjau perkembangan pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (20/12).

Presiden Jokowi tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kota Balikpapan, pukul 09.55 WITA menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Tampak menyambut Presiden di bandara yaitu Pj Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Pangkoopsud II Marsda TNI Budi Achmadi, dan Danlantamal XIII/Tarakan Laksma TNI Deni Herman.

Setelah tiba di Balikpapan, Presiden Jokowi melanjutkan perjalanan ke IKN, sesuai informasi resmi dari Biro Pers Sekretariat Presiden RI di Jakarta.

Kedatangan Presiden di IKN akan menandai dimulainya pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ibu Kota Nusantara dan Nusantara Superblock. Selain itu, Kepala Negara juga direncanakan akan melakukan penanaman pohon di berbagai lokasi, termasuk area Sumbu Kebangsaan dan lokasi Rehabilitasi Hutan serta Lahan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Militer Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Achiruddin dalam penerbangan menuju Provinsi Kalimantan Timur.

Kunjungan kerja ini merupakan gelombang keempat dalam rangka meresmikan sejumlah proyek infrastruktur di IKN. Sebelumnya, Presiden Widodo telah meninjau dan meresmikan pembangunan Istana Presiden dan Wakil Presiden, rumah tapak menteri, hunian aparatur sipil negara (ASN) dan TNI/Polri, kompleks perkantoran Bank Indonesia (BI), persemaian Mentawir, pembangunan Kantor BPJS Ketenagakerjaan, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), serta pembangunan Sumbu Kebangsaan tahap I sebagai ruang terbuka di KIPP IKN.

Pembangunan infrastruktur lainnya mencakup pusat latihan PSSI dengan dukungan FIFA, serta proyek-proyek pendukung seperti jalan tol penghubung Balikpapan ke IKN, bandar udara IKN, RS Hermina Mayapada Hospital Nusantara, RS Hermina Nusantara, sekolah bertaraf internasional JIS, revitalisasi SD Negeri 020 Sepaku, hingga proyek pembangunan hotel, apartemen, dan pusat perbelanjaan.

Pemerintah memperkirakan bahwa pembangunan infrastruktur di IKN akan memerlukan anggaran sekitar Rp466 triliun. Presiden menyebutkan bahwa sekitar 20 persen dari anggaran tersebut akan didanai oleh APBN, sedangkan 80 persen sisanya akan diberikan kepada sektor swasta melalui skema public-private partnership (PPP) atau kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Pemerintah Indonesia juga membuka peluang bagi investor asing yang berminat berinvestasi di IKN.

Artikel ini ditulis oleh:

Sandi Setyawan