Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus bertindak tegas kepada Polri jika menyalahi prosedur saat menangkap salah satu petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto (BW).
“Jokowi harus tegas. Presiden tidak boleh intervensi jika proses hukum sudah berada di peradilan. Tapi, kalau penangkapannya tidak sesuai prosedur pemimpin harus mengoreksi,” tegas Erry di gedung KPK, Jumat (23/1).
Mantan Wakil Ketua KPK periode 2003-2007 itu mengatakan, desakan tersebut bukan bentuk dukungan terhadap BW, melainkan untuk menjaga integeritas lembaga anti kuropsi.
Demi menjaga integritas KPK dan Polri, Erry menegaskan bahwa mereka harus segera menyelesaikan kasusnya yang telah mengguncang kondisi hukum dan politik di tanah air.
“Kehadiran saya bukan sebagai mantan pimpinan KPK, tapi keberadaan institusi dan integritas lembaga anti korupsi,” jelasnya.
“Kalau BW ditangkap, kasus Komjen Budi Gunawan juga harus diteruskan,” tandasnya.
Diketahui, pada jumpa persnya di istana Bogor dihari yang sama penangkapan BW, Jokowi mengatakan bahwa dirinya tidak mau ikut campur terkait proses hukum yang sedang berjalan di Polri.
“Tadi saya sampaikan terutama pada Ketua KPK dan Wakapolri, sebagai kepala negara saya meminta pada institusi Polri dan KPK, memastikan bahwa proses hukum yang ada harus obyektif dan sesuai dengan aturan UU yang ada,” ujar Jokowi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby