Jakarta, Aktual.co — Penetapan calon tunggal Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Komjen Budi Gunawan, menjadi tersangka dalam kasus rekening gendut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tidak membuat Presiden joko Widodo (Jokowi) gentar.
Menanggapi kasus tersebut, Jokowi pun angkat bicara melalui akun facebooknya, Rabu (14/1) malam WIB. Dia mengatakan me, untuk mengambil sebuah keputusan penting diperlukan sebuah keberanian yang kuat.
“Dalam hidup kita, cuma satu yang kita punya, yaitu keberanian. Kalau tidak punya itu, lantas apa harga hidup kita ini?,” tulis Jokowi mengutip kalimat dari sastrawan dan budayawan Pramoedya Ananta, ditulis Kamis (15/1).
Meski begitu, hingga kini Jokowi belum menjelaskan maksud tulisan tersebut. Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta, telah memutuskan sikap mengenai kasus yang menimpa calon pengganti Jenderal Polisi Sutarman.
Dikatakan Jokowi, munculnya nama Komjen Budi Gunawan sudah melalui presedur, termasuk di antaranya menerima usulan dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Dia pun 
Selain itu, Jokowi juga mengklaim bahwa dirinya sudah mengkonfirmasi terkait permasalahan yang menimpa calon tunggal usulannya itu.
” Ada proses hukum dan ada proses politik. Kita harus menghormati keduanya,” ujarnya di Wisma Negara, Jakarta, Rabu (14/1) malam WIB.
“Saya juga mendapatkan surat ini, klarifikasi mengenai rekening. Dan di sini disampaikan hasil penyelidikan disimpulkan bahwa transaksi itu adalah transaksi wajar,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh: