Jakarta, Aktual.co — Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan bahwa obligasi BUMN Konstruksi senilai Rp50 triliun yang diterbitkan pada akhir Agustus 2015 nanti akan diserap oleh Industrial and Commercial Banking of China (ICBC) dan China Development Bank (CBD). Namun hal itu
“Namun, kita masih membicarakan dan kaji apakah di pool menjadi satu penerbitannya atau masing-masing BUMN yang menerbitkan obligasi tersebut,” kata Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (7/5).
Rini menyepakati untuk melakukan aksi korporasi ini kepada konsorsium BUMN konstruksi ketimbang masing-masing perusahaan. Dikatakannya, saat ini pihaknya tengah mengkaji skema penerbitan obligasi tersebut. Penjamin pelaksana emisi obligasi ini akan ditangani Bahana Securities.
Ia mengungkapkan, dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk membiayai kebutuhan megaproyek jalan tol Trans Sumatera. Penyelesaian pembangunan Trans Sumatera diperkirakan pada Juni 2018.
“Sebab, kita akan ada acara Asean Games pada Juli 2018 yang mana acaranya akan diselenggarakan di Palembang dan Jakarta sehingga kita ingin mempersiapkannya baik infrastruktur seperti jalan tol serta yang lainnya dengan baik,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Rini menegaskan bahwa pihaknya telah memetakan rute-rute jalan tol trans Sumatera yang akan dikerjakan oleh perusahaan pelat merah. Adapun panjang jalan tol tersebut sekitar 342 kilometer (km).
“Misalnya, PT Hutama Karya Persero mulai dari 0 km ke km berapa lagi, kemudian km terakhir yang dikerjakan HK digarap oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan sebagainya. Hal ini dilakukan supaya masing-masing BUMN bangunnya secara bersamaan sehingga tiga tahun selesai,” tutupnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka
















