Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun sebesar 34,46 poin seiring dengan pelaku pasar asing yang kembali melakukan aksi lepas saham.
IHSG BEI ditutup turun sebesar 34,46 poin atau 0,66 persen menjadi 5.150,48. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak melemah 7,66 poin (0,85 persen) ke level 890,04.
“Kondisi bursa saham global yang mayoritas melemah menjadi salah satu faktor pemicu pelaku pasar asing kembali melakukan aksi lepas saham,” kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (7/5).
Dalam data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, tercatat pelaku pasar asing membukukan jual bersih atau “foreign net sell” sebesar Rp350,490 miliar pada Kamis (7/5) ini.
Di sisi lain, lanjut Reza, mata uang rupiah yang kembali tertekan cukup dalam terhadap dolar AS menambah sentimen negatif bagi IHSG BEI. Sentimen negatif yang datang bersamaan baik dari dalam negeri maupun eksternal menjadi faktor negatif IHSG Sementara itu, analis HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan bahwa meski IHSG BEI melemah, masih ada potensi pelaku pasar saham melakukan akumulasi secara selektif pada saham-saham di sektor yang berkaitan dengan infrastruktur.
“Pelaku pasar direkomendasikan untuk melirik beberapa saham konstruksi BUMN yang mulai melakukan perubahan tren dari turun ke konsolidasi untuk membentuk tren kenaikan,” kata Yuganur.
Ia menambahkan bahwa pembelanjaan pemerintah di sektor infrastruktur akan mendongkrak pertumbahan ekonomi di kuartal II 2015, situasi itu dapat berdampak positif ke saham sektor infrastruktur.
Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 247.018 kali dengan volume mencapai 4,94 miliar lembar saham senilai Rp4,74 triliun. Efek yang mengalami kenaikan 119 saham, yang melemah 180 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 101 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng melemah 350,94 poin (1,27 persen) ke 27.289,97, indeks Bursa Nikkei turun 239,64 poin (1,23 persen) ke 19.291,99, dan Straits Times melemah 31,08 poin (0,90 persen) ke posisi 3.428,50.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka














