Jakarta, Aktual.co — Polsek Cidahu dan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyelidiki kasus keracunan masal yang terjadi di wilayah hukumnya. Polisi juga sudah mengambil sample makanan untuk dilakukan penelitian di laboratorium.
“Hal tersebut untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab keracunan masal di Kampung atau Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu ini,” kata Kapolsek Cidahu AKP Simin A Wibowo yang juga didamping oleh Kapolsek Cicurug, Kompol Sumaryoto, Senin (12/1).
Dia mengatakan, dalam penyelidikan kepolisian akan memanggil beberapa saksi baik korban maupun warga yang menggelar pesta hajatan itu. Dari hasil pendataan terhadap warga yang mengalami gejala keracunan sebanyak 21 orang dan tiga lainnya dirawat dengan rincian satu orang di RS Bhakti Medicare dan dua orang di Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi, Kecamatan Cibadak.
Sedangkan 18 orang lainnya telah perbolehkan pulang. Dia pun mengaku di lokasi kejadian kepolisian telah membangun posko siaga darurat keracunan untuk mengantisipasi adanya korban lainnya. Namun, dari hasil pemeriksaan pihak medis warga yang mengalami gejala keracunan ini hanya mengalami mual dan pusing.
“Kami masih menunggu hasil laboratorium, untuk mengetahui apakah keracunan ini benar disebabkan oleh makanan yang disuguhkan di pesta pernikahan atau lainnya. Maka dari itu, perlu adanya penelitian lebih lanjut, karena kasus ini harus dibuktikan melalui tes pengujian.”
Sebelumnya, puluhan warga dari Kampung/Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu mendatangi RS Bhakti Madicare yang diduga keracunan, seluruh korban yang datang mengeluh pusing, mual bahkan ada yang muntah-muntah.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu