Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum PDI Perjuangan (PDI-P) Megawati Sukarnoputri membeberkan wejangannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum resmi dilantik menjadi Presiden Ke-7 Republik Indonesia. Mega berpesan kepada Jokowi agar memahami makna kekuasaan tidak hanya dari sisi megah dan gemerlapnya saja.

“Sebelum, Jokowi ini dilantik sebagai Presiden, saya secara khusus mengingatkan, agar jangan melihat istana dari sisi megahnya, dari sisi terangnya saja. Tetapi lihatlah juga sisi gelapnya, kenalilah sisi gelap itu,” kata Mega, dalam dalam pidato politiknya menyambut HUT Ke-42 PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1).

Mega yang juga Presiden Ke-5 RI juga meminta Jokowi berani mengorbankan daya, harta dan pemikiran demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat. Terlebih mengingat Jokowi ialah sosok pemimpin yang cukup instan, Mega menuntut penerusnya banyak berkorban dan membuktikan bahwa ia mencintai rakyatnya. “Di situlah jati diri dan karakter seorang pemimpin diuji. Dengan demikian menjadi seorang pemimpin memang berproses. Pemimpin lahir melalui gemblengan dan ujian sejarah,” ujar Mega.

Usai sukses menggolkan Jokowi meraih posisi RI-1, Mega makin yakin kader partainya itu mampu menjadi pemimpin yang merakyat, mengamalkan amanat Trisakti dan Pancasila. Secara khusus, putri Bung Karno mengapresiasi gagasan Revolusi Mental yang digulirkan Jokowi. “Coba bayangkan, jika negeri ini dipimpin oleh orang yang kosong jiwanya, maka negeri ini akan hancur, dan terombang-ambing dalam ketidakpastian,” ucap Mega lantang.