Jakarta, Aktual.com — Bencana alam masih terus terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat rangkaian kejadian bencana sejak Minggu (14/12) hingga Senin (15/12) pukul 07.00 WIB, mulai dari angin puting beliung hingga banjir dan tanah bergerak.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis.

Laporan pertama mencatat angin puting beliung yang melanda Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Minggu (14/12). Peristiwa ini berdampak pada dua desa, yakni Desa Padaelo di Kecamatan Mattiro Bulu dan Desa Lanrisang di Kecamatan Lanrisang.

Sebanyak 22 unit rumah mengalami rusak ringan, 17 rumah rusak sedang, dan 17 rumah rusak berat. Selain itu, dua fasilitas pendidikan, satu pabrik penggilingan padi, serta lima bangunan pembakaran batu bata dilaporkan roboh. Pascakejadian, BPBD Kabupaten Pinrang melakukan asesmen dan koordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Sementara itu, banjir melanda Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (14/12). Debit air sungai meningkat dan meluap sekitar pukul 16.00 WIB, merendam Desa Gajah Mukti, Gajah Mulya, dan Sidomulyo dengan tinggi muka air 10–30 sentimeter.

Sebanyak 171 kepala keluarga, 164 unit rumah, dan lima fasilitas ibadah terdampak. Aktivitas sosial dan perekonomian warga pun terganggu. BPBD setempat telah melakukan asesmen dan koordinasi lanjutan.

Masih di Sumatera Selatan, banjir disertai tanah bergerak terjadi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir pada Sabtu (13/12). Peristiwa ini berdampak pada empat desa dan menyebabkan 375 KK, 510 rumah, satu fasilitas ibadah, serta empat akses jalan terdampak.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, dan cuaca ekstrem.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi