Jakarta, Aktual.co — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said meminta kepada para pejabat eselon yang baru dilantik agar bekerja sama untuk menyelesaikan infrastruktur energi nasional.
“Ada agenda besar. Kita harus selesaikan infrastruktur migas, supaya keamanan energi membaik. Termasuk konvensi dari BBM ke BBG dipercepat,” kata Sudirman, dalam acara pelantikan pejabat eselon I dan II Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis (7/5).
Sudirman menjelaskan, jika konvensi bahan bakar tersebut bisa terlaksana maka akan berdampak pada keseimbangan cadangan bahan bakar, sekaligus mengurangi impor BBM.
Kemudian, agenda lain pada sektor migas ialah melakukan eksplorasi sumber baru sebagai upaya menaikkan cadangan energi dari sektor tersebut.
“Kita harus kerja keras, dengan segala kerumitannya. Dalam lima tahun ke depan kita harus menaikan cadangan, kalau bisa menaikan produksi. Dampaknya tidak cepat, tapi jika kita tidak memulai tidak akan terwujud,” tukasnya.
Oleh sebab itu, ia mengimbau para pejabat yang sudah terpilih agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan mengabdikan kemampuan jiwa-raga untuk kepentingan bangsa.
“Itu lah esensi pejabat publik, harus harus menempatkan diri sebagai pelayan publik. Bukan pejabat privat. Kita juga harus siap mengorbankan kehidupan pribadi, itu sudah pasti,” tukasnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melantik 39 pejabat dengan komposisi lima eselon I dan 34 dari eselon II, sebagai upaya penyegaran di lembaga tersebut.
“Ini konsolidasi penting bagi Kementerian ESDM. Yang menduduki jabatan saat ini juga sudah memiliki legitimasi yang baik, sudah melalui pengawasan dari pansel (panitia seleksi) dengan ketat,” ujar Menteri Sudirman.
Selain pejabat dari lingkungan Kementerian ESDM, penyegaran juga dilakukan kepada sejumlah pejabat di lembaga terkait seperti SKK Migas dan sejumlah BUMN di sektor energi, seperti PT Pertamina dan PT PLN.

Artikel ini ditulis oleh: