Jakarta, Aktual.co — Pertumbuhan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tujuh bank umum yang berkantor pusat di Jawa Barat pada 2015 ditargetkan menembus 16,21 persen, kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabar Anggar B Nuraini di Bandung, Kamis (7/5).
“Di Jawa Barat ada tujuh Bank Umum yang berkantor, tahun ini ditargetkan DPK bisa tumbuah sebesar 16,21,” kata Anggar.
Menurut Anggar pada triwulan pertama 2015, kinerja bank umum maupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Jabar menunjukkan perkembangan yang positif dengan pertumbuhan “year on year” (yoy) sebesar 11,6 persen.
“Awal tahun biasanya tidak terlalu signifikan, namun di Jabar pertumbuhan mencapai 11,6 persen. Termasuk DPK, diharakan kondisi perekonomian terus membaik dan semester kedua dan selanjutnya mendorong pertumbuhan DPK lebih baik lagi,” katanya.
Menurut dia dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun per Maret 2015 mencapai Rp336,84 T atau tumbuh 13,95 persen(yoy). Disisi lain penyalura kredit yang disalurkan mencapai Rp305,86 triliun atau tumbuh 12,76 persen (yoy).
Lebih lanjut ia menyebutkan, pertumbuhan dana pihak ketiga atau DPK di Jabar setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada triwulan keempat tahun 2014 DPK di Jabar tumbuh 10,59 persen menjadi sebesar Rp332,49 triliun.
Dana sebesar itu masing-masing dari deposito Rp131,3 triliun, tabungan Rp141,8 triliun dan giro Rp59,4 triliun. Peningkatan juga terjadi ada tahun sebelumnya yang menembus angka 14,55 persen.
“Pertumbuhan DPK yang berkantor pusat di Jabar tahun ini kecenderungannya akan lebih baik,” katanya.
Sedangkan total aset bank umum dan BPR di Jawa Barat hingga triwulan I 2015 mencapai Rp467,67 triliun atau tumbuh 11,6 persen.
“Perkembangan kinerja itu menunjukkan perkonomian Jabar hingga triwulan I 2015 masih berkembang cukup baik,” kata Kepala OJK Regional 2 itu menambahkan.
Artikel ini ditulis oleh:













