Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Golkar versi Munas Jakarta, Agung Laksono mengatakan, jika pertemuan dua kubu pada 8 Januari mendatang mengalami jalan buntu, maka diputuskan untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya.
“Kalau deadlock, masih ada hari esok. Kalau tidak islah, ya ke jalur hukum,” kata Agung, Jakarta, Jumat (2/1) malam.

Ihwal syarat islah agar Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih, Agung menganggap Golkar tetap memberi dukungan kepada pemerintah, dan menjadi mitra pemerintah yang kritis tanpa masuk dalam koalisi parpol mana pun.

“Jadi mitra pemerintah yang kritis. Kami di sini keluar dari KMP,” tegas Agung. Dia mengandaikan Partai Golkar bisa seperti Partai Demokrat, yang tidak tergabung dalam koalisi mana pun.

Dalam perundingan awal dengan Kubu Aburizal, Kubu Agung mengajukan syarat untuk mendukung pemerintah, menyetujui Pilpres dan Pilkada langsung, pemilu legislatif tetap dilakukan secara proporsional terbuka, dan keluar dari Koalisi Merah Putih.