Kupang, Aktual.co — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya mengatakan kesiapan pemerintah daerah setempat untuk memulangkan tujuh korban pesawat AirAsia yang jatuh di selat Karimata dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura, Minggu lalu.
“Jika korban AirAsia harus dipulangkan ke Manggarai dan Alor, kami siap,” kata Lebu Raya yang dihubungi di Kupang, kepada Aktual.co, Sabtu (3/1).
Menurutnya, sesuai informasi yang diperoleh banyak tujuh penumpang AirAsia asal NTT itu enam berasal dari Manggarai dan satu dari Alor.
Dia menyampaikan turut berduka cita dan berbelasungkawa bagi korban pesawat AirAsia tersebut.
“Saya juga terus berkoordinasi dengan kedua bupati untuk cek perkembang evakuasi tujuh penumpang itu termasuk memnataunya lewat pemberiataan media massa,” katanya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ada tujuh penumpang pesawat Air Asia yang hlang dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura berasal dari NTT. Enam dari tujuh penumpang tersebut berasal dari dua keluarga di Kabupaten Manggarai di Pulau Flores dan satu dari Alor.
Mereka adalah Martinus Djomi (suami), Ria Ratna Sari (istri) dan Kayle C Djomi, bayi berusia dua tahun. Kemudian keluarga Santoso berjumlah tiga orang yakni Fandi Santoso, Karina Santoso, dan Theo Santoso. Sedangkan satu penumpang lainnya yang berasal Kabupaten Alor bernama David Hartono.
Artikel ini ditulis oleh:















