Medan, Aktual.co — Proses pencarian terhadap Setiawan Maulana (22) pendaki yang hilang di Gunung Kerinci, menunjukkan tanda-tanda baru.
Kordinator Desk disaster WALHI Regional Sumatera Mukri Priatna, yang terlibat memimpin pencarian menyebutkan tanda-tanda itu ditemukan di wilayah batu gantung, dekat Tugu yuda.
“Jadi ini baru tanda. satu dia bau, kedua lalat bangkai, didekat batu gantung, tugu Yuda 1,5 jam dari puncak. Cuma kecuraman diperkirakan 200 meter, padahal Walhi hanya punya tali 70 meter,” kata Mukri kepada Aktual.co, Jumat (2/1).
Mukri menuturkan, selain karena memasuki tenggat darurat tujuh hari yang ditetapkan, pencarian sementara dihentikan karena badai dan cuaca buruk. “Tergantung apakah pemerintah setempat memperpanjang pencarian,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Setiawan Maulana melakukan pendakian bersama 16 rekannya sejak 25 Desember 2012. Setiawan diketahui hilang pada Sabtu (27/12) pukul 22.00 wib, saat turun dari puncak Kerinci.

Artikel ini ditulis oleh: