Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) hasil Munas IX Ancol, Agung Laksono menegaskan, partainya tidak akan tergoda bila saat Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle kabinet.
“Soal Golkar akan ambil posisi menteri saat reshuffle, kami tidak pikirkan, tak terlalu urgen. Tidak kemudian menjadi sasaran/incaran kursi menteri,” kata Agung di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (2/1).
Meski demikian, partainya akan menjadi mitra pemerintah.
“Partai Golkar memberikan dukungan kepada pemerintah yang sah, tidak berarti menempatkan diri dalam pemerintah. Kita akan menjadi penyeimbang seperti Partai Demokrat,” ujarnya.
Terkait dengan pembubaran Koalisi Merah Putih (KMP), Agung menyatakan, partainya tidak punya kewenangan untuk membubarkan KMP.
“Kita tidak menuntut pembubaran KMP tapi Golkar keluar dari KMP. Karena koalisi itu hanya terjadi saat Pilpres. Setelah Pilpres, tidak ada lagi yang namanya koalisi,” ujarnya.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh: