Jakarta, Aktual.co — Dua anggota satgas Amole dari Brimob Polda Sumatera Selatan dan satu karyawan PT Freeport tewas ditembak dan dianiaya kelompok sipil bersenjata di Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.
Data yang dihimpun, insiden yang terjadi Kamis (1/1) malam (bukan Jumat, 2/1, red) sekitar pukul 21.00 WIT itu berawal patroli yang dilakukan anggota satgas Amole dengan menggunakan mobil LWB nomor lambung 014900 yang dikemudikan Suko Miartono (34 th), security PT Freeport.
Kedua korban yakni Bripda Riyan Hariansyah (22) dan Bripda M Adpriadi (22) anggota Brimob Polda Sumsel serta Suko Miartono mengalami musibah setelah rekan korban melakukan patroli di rute yang sama karena tidak ada kontak atau komunikasi dari ketiga korban.
Patroli yang dipimpin Ipda Rysky didampingi Briptu Sandy Prima Nugraha dan Bripda Harun A Rasif saat melintas di kampung Utikini dekat jembatan atau di mile 68 Tembagapura melihat mobil operasional PT Freeport.
Saat didekati ternyata ketiga korban sudah bersimbah darah akibat luka tembak dan luka bekas dianiaya.
Selain menewaskan ketiga korban, kelompok sipil bersenjata (KSB) juga berhasil merampas dua pucuk senjata api jenis stayer aug beserta tiga buah magasen dan 125 amunisi kaliber 5,56 mm.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige Renwarin ketika dihubungi Antara mengakui terjadinya insiden yang menewaskan kedua anggota Brimob beserta seorang karyawan PT Freeport.
“Kedua anggota Brimob dijadwalkan Sabtu (3/1) dievakuasi ke Palembang, Sumsel, untuk dimakamkan di kampung halamannya,”  jelas Kombes Renwarin. 

Artikel ini ditulis oleh: