Lumajang, Aktual.co — Pemerintah Indonesia resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, mulai Kamis (1/1) dini hari. BBM jenis premium turun dari harga Rp8.500 menjadi Rp7.600 perliter, dan Solar dari Rp8.000 menjadi Rp7.250 perliter.

Namun, sejumlah pedagang eceran BBM di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, masih menjual premium dengan harga Rp9.000 per liternya.

Suratno (35), pedagang bensin eceran di Desa/Kecamatan Senduro, Lumajang mengatakan, ia terpaksa menjual harga premium eceran Rp9 ribu per liter, karena menyesuaikan harga pembelian sebelum diturunkan.

“Stok premium yang saya jual ini, merupakan hasil kulakan kemarin (sebelum turun), ketika harga di SPBU masih Rp8.500,” katanya di Lumajang, Kamis (1/1).

Untuk itu, dia lebih memilih menghabiskan stok lama dengan harga jual lama yang diperkirakan akan habis hari ini.

Sementara itu, penjualan BBM di sejumlah SPBU kota Lumajang terpantau normal. Bahkan, pengendara yang membeli BBM juga relatif sepi, karena kebanyakan masyarakat memanfaatkan libur hari ini untuk beristirahat di rumahnya.

Artikel ini ditulis oleh: