Jakarta, Aktual.com – Mengawali 2026, Geely Auto Indonesia mengumumkan strategi pertumbuhan dengan menitikberatkan pada inovasi produk, peningkatan kapasitas produksi lokal, serta perluasan infrastruktur layanan purnajual. Langkah ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Geely untuk memperkuat eksistensinya di industri otomotif Indonesia.

Vice President of Geely Automobile International Corporation, Evin Ye, mengatakan sejak kembali hadir di Indonesia pada awal 2025, Geely terus menggulirkan berbagai inisiatif strategis, termasuk peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Pada 2026 kami menargetkan peningkatan TKDN hingga 60 persen untuk produk yang telah dirakit secara lokal. Kami ingin Geely menjadi merek otomotif asal Tiongkok dengan TKDN tertinggi di pasar Indonesia,” ujar Evin Ye, dalam keterangan tertulis dikutp Jumat (23/1/2026).

Dalam roadmap produk 2026, Geely memasuki fase pertumbuhan baru dengan memperluas portofolio kendaraan. Salah satu langkah awal ditandai dengan pengumuman harga resmi Geely EX2. Sejak masa pre-booking dibuka pada November 2025, model ini telah mencatatkan lebih dari 1.500 pemesanan, didorong oleh desain yang atraktif serta fungsional untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.

Untuk memperkuat segmen otomotif premium, Geely juga mengumumkan kehadiran dua merek global di bawah naungan Geely Holding, yakni ZEEKR dan Lynk & Co. Kedua merek tersebut akan menghadirkan pilihan kendaraan premium yang lebih beragam bagi konsumen Indonesia, sekaligus menegaskan posisi Geely Holding sebagai penggerak inovasi teknologi otomotif dan solusi mobilitas berkelanjutan.

Sejalan dengan strategi pertumbuhan tersebut, Geely memperkuat ekosistem otomotif nasional melalui produksi lokal di fasilitas PT Handal Indonesia Motor, Purwakarta. Saat ini, Geely telah melakukan perakitan lokal untuk tiga model, yakni Geely EX2, Geely EX5, dan Starray EM-i, dengan kapasitas produksi mencapai 60 unit kendaraan per hari.

Dari sisi distribusi dan layanan, Geely menargetkan ekspansi jaringan diler resmi hingga 80 lokasi pada 2026. Hingga kini, sebanyak 35 diler telah beroperasi di Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Kepulauan Riau, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.

Mengusung filosofi user-first, Geely juga akan meluncurkan program layanan purnajual “Geely Care+” yang dirancang untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan berstandar global serta dukungan layanan yang andal bagi pelanggan di Indonesia.

Geely memandang 2026 sebagai tahun akselerasi dalam membangun ekosistem otomotif yang berkelanjutan. Melalui penguatan produksi lokal, peningkatan TKDN, serta pengembangan jaringan layanan, Geely menegaskan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi