Jakarta, Aktual.co — AirAsia akan membayarkan ganti rugi kepada para keluarga penumpang AirAsia QZ8501 yang diduga berada di sekitar Selat Karimata, Kalimantan.
Pemberian ganti rugi tanpa memandang apakah penumpang tersebut membeli asuransi atau tidak, sesuai dengan aturan menteri terkait tanggung jawab angkutan udara.
Selain itu, AirAsia juga akan memberikan dana pendidikan berupa beasiswa bagi penumpang yang memiliki anak usia sekolah.
“Semua proses diberikan dalam komunikasi lebih lanjut setelah evakuasi,” kata Presiden Direktur PT Indonesia AirAsia, Sunu Widyatmoko, Rabu (31/12).
Sementara itu, CEO AirAsia Grup Tony Fernandes menyebutkan akan mendesak perusahaan asuransi yang digunakan untuk mencairkan seluruh hak yang didapat keluarga penumpang.
Sebagai informasi, Perusahaan Jerman Allianz akan membayar klaim sekitar 100 juta US dollar (sekitar Rp1,25 triliun) terkait peristiwa yang menimpa AirAsia QZ8501.
Artikel ini ditulis oleh:

















