Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia saat ini berada pada posisi terendah sepanjang sejarah. Ia pun menyatakan komitmennya untuk menghapus kemiskinan ekstrem dan menekan angka kemiskinan secara menyeluruh dalam empat tahun mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo di hadapan para pemimpin dunia pada Annual Meeting The World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
“Anda mungkin jarang mendengar kisah kami karena kami tidak suka pamer. Namun, kemiskinan ekstrem di Indonesia kini berada pada titik terendah sepanjang sejarah. Dalam empat tahun ke depan, saya bertekad menghapus kemiskinan ekstrem dan menurunkan kemiskinan secara keseluruhan,” kata Prabowo.
Ia menegaskan, agenda pengentasan kemiskinan dan kelaparan bukan sekadar program pemerintahan, melainkan misi hidup yang dipegangnya sebagai seorang pemimpin. Prabowo mengaku banyak menyerap nilai-nilai kepemimpinan dari para tetua, terutama tentang tanggung jawab moral seorang pemimpin terhadap rakyat kecil.
Menurutnya, keberhasilan kepemimpinan tercermin dari kemampuan menghadirkan harapan bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan.
“Itulah misi hidup saya. Tidak ada yang lebih mulia daripada menghapus kemiskinan dan kelaparan. Saya belajar dari para tetua saya: tugas pemimpin itu sederhana, membuat orang miskin dan lemah bisa tersenyum. Jika mereka tersenyum, berarti mereka punya harapan dan masa depan,” ujarnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















