Jakarta, Aktual.co — Kapolri Jenderal Polisi Sutarman menyebut, saat ini belum mendeteksi adanya ancaman dari sel-sel teroris yang bisa mengganggu pengamanan perayaan malam tahun baru.
Meski demikian, lanjut Sutarman, kepolisian tetap meminta jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terkait pengamanan di sejumlah tempat keramaian.
“Tetap waspada, kami tingkatkan penjagaan di kantor-kantor termasuk pos-pos pelayanan. Selain itu juga di tempat ibadah, tempat-tempat keramaian yang menjadi pusat perayaan malam Tahun Baru,” kata dia di Jakarta, Rabu (31/12).
Pengamanan malam Tahun Baru 2015 masuk dalam rangkaian pengamanan Operasi Lilin 2014. Dalam Operasi Lilin 2014 yang digelar sejak 24 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015, diterjunkan sebanyak 165.337 personel gabungan yang terdiri dari 80.560 anggota Polri, 19.581 anggota TNI serta 65.196 orang dari berbagai instansi dan mitra kamtibmas.
Para petugas tersebut akan ditempatkan pada 1.767 pos pengamanan dan 603 pos pelayanan di berbagai wilayah di Indonesia.
Artikel ini ditulis oleh:
Wisnu















