Jakarta, Aktual.com — Peluncuran Honda Prelude menandai langkah strategis PT Honda Prospect Motor (HPM) dalam memperluas portofolio mobil sport hybrid di Indonesia, di tengah tren pergeseran pasar otomotif nasional menuju kendaraan berteknologi elektrifikasi tanpa mengorbankan performa.

Peluncuran Prelude tidak sekadar menghadirkan model baru, melainkan menjadi penanda arah pengembangan Honda di era elektrifikasi. Model ini diposisikan sebagai representasi pendekatan Honda dalam menggabungkan teknologi hybrid dengan karakter fun to drive yang menjadi DNA merek tersebut, sekaligus tetap relevan untuk penggunaan sehari-hari.

Menariknya, Honda Prelude tidak sejak awal dirancang sebagai kebangkitan nama legendaris. Proyek ini bermula dari pengembangan mobil sport hybrid untuk masa depan. Seiring proses pengembangan berjalan, Honda menilai karakter, filosofi, dan rasa berkendara yang terbentuk memiliki keselarasan kuat dengan nilai yang dahulu melekat pada Prelude. Dari situlah nama Prelude dipilih, dengan makna literal sebagai awal dari sebuah perjalanan baru.

Dalam sejarah Honda, Prelude menempati posisi unik. Model ini bukan mobil performa ekstrem, melainkan personal coupe berbasis teknologi yang kerap menjadi pionir inovasi serta menawarkan pendekatan pengendalian yang berorientasi pada pengemudi. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1979, Prelude telah melalui lima generasi dan dipasarkan di berbagai negara, sebelum produksinya dihentikan pada awal 2000-an. Kini, Prelude kembali sebagai generasi keenam dengan pendekatan sporty hybrid yang selaras dengan era elektrifikasi.

Honda Prelude dikembangkan dengan filosofi “+1°C”, yang menggambarkan peningkatan kecil suhu tubuh manusia saat benar-benar merasakan kesenangan. Filosofi ini diterjemahkan melalui keseimbangan antara respons, kestabilan, dan kenyamanan berkendara.

Pendekatan tersebut diperkuat melalui teknologi Honda S+ Shift, yang dirancang untuk menjaga keterlibatan pengemudi tetap optimal. Sensasi perpindahan gigi, karakter berkendara yang menyesuaikan mode, tampilan visual tachometer, hingga respons suara mesin saat akselerasi dan deselerasi tetap dihadirkan meski menggunakan sistem hybrid.

Dari sisi pengendalian, Prelude dibangun di atas platform turunan Civic Type R yang memberikan fondasi berkendara solid. Karakter tersebut kemudian disesuaikan agar tetap ringan, stabil, dan mudah dikendalikan, menegaskan posisi Prelude sebagai mobil sport yang relevan untuk berbagai kondisi jalan.

Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, mengatakan kehadiran Prelude memiliki arti strategis bagi Honda di Indonesia. “Prelude hadir sebagai wajah awal mobil elektrifikasi Honda di Indonesia. Kami ingin menghadirkan mobil sport hybrid yang tetap menyenangkan untuk dikendarai,” ujarnya.

Sebagai bagian dari peluncuran, HPM membuka periode pre-booking Honda Prelude mulai 23 Januari 2026 melalui dealer Honda tertentu. Model ini ditawarkan dalam jumlah terbatas, satu varian, dengan empat pilihan warna, yakni Moonlit White Pearl, Rallye Red, Crystal Black Pearl, dan Racing Blue Pearl.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi