Jakarta, Aktual.co — PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mengharapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menyelesaikan pembebasan lahan yang masih bermasalah guna kelancaran pembangunan megaproyek monorel sebagai moda transportasi baru di Jakarta.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boestami menyampaikan, saat ini masih banyak lahan yang merupakan jalur MRT yang belum dibebaskan oleh Pemprov DKI Jakarta. Lanjutnya, lahan yang belum dibebaskan adalah 80 bidang tanah.

“Yang belum dibebaskan itu lahan untuk stasiun dan lahan di daerah Fatmawati, Panglima Polim dan Blok A. Itu belum beres. Itu cuma dua jalur, kami ingin satu jalur lagi supaya tidak terlalu macet,” ujarnya ketika dihubungi, Selasa (30/12).

Ia mengatakan saat ini proyek tersebut masih berjalan sesuai kontrak, hanya saja yang ia takutkan adalah jika masalah pembebasan lahan belum diselesaikan juga, akan berdampak pada kelancaran proyek tersebut nantinya.

Ia pun berharap agar pembebasan lahan si daerah tersebut dapat segera selesai agar pembangunan jalur MRT layang dari Lebak Bulus hingga Sisingamangaraja sudah bisa dilakukan pada tahun 2015 mendatang.

“Pak Sekda sudah bentuk tim pembebasan lahan. Semoga saja bulan Januari sudah bisa segera dilakukan secara keseluruhan soal lahan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid