Jakarta, Aktual.co —Antisipasi genangan air yang bakal muncul di musim penghujan, Wakil Gubernur DKI Djarot Saeful Hidayat mengklaim Pemprov DKI sudah siap. Bermodalkan fasilitas pompa air hasil kerjasama Pemprov DKI dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
Masyarakat pun diminta tak perlu khawatir dengan banjir, meski intensitas hujan diprediksi bakal meningkat di bulan ini. 
“Fasilitas kita udah siap,” klaim mantan Wali Kota Blitar Djarot kepada wartawan di Balai Kota, Senin (29/12).
Dengan pompa air itu, dia yakin genangan tidak akan bertahan lama dan tidak semakin meluas. 
Sebagian rumah pompa, kata dia, bakal dipasang di bawah permukaan.  Sehingga pengerjaannya perlu bantuan pemerintah pusat. “Ini dibangun oleh Kemen PU dan kemudian diserahkan ke DKI tanggal 25 November kemarin. Tapi sekarang masih di bawah pengelolaan kontraktor,” ujarnya.‎
Karena pengelolaannya masih ditangani swasta, Djarot meminta kontraktor yang melakukan pengelolaan pompa untuk sesegera mungkin menyerahkan ke Suku Dinas PU DKI. Sehingga bisa langsung dikelola untuk dirawat dan dioperasikan. 
“Jangan kita punya kebiasaan pandai membangun, tapi memanfaatkan dan memeliharanya tidak maksimal,” katanya.
‎Djarot mengklaim sebagian pompa air itu juga bisa ‘mobile’ (bisa dipindah-pindah). Jadi di mana ada genangan di wilayah pemukiman penduduk, pompa air bisa digeser untuk digunakan ke sana.
Kendati demikian, ternyata Djarot juga tidak terlalu yakin DKI benar-benar bisa antisipasi banjir. Kata dia, semua tergantung pada berapa curah hujan dan kondisi laut.
Dia pun berharap curah hujan tidak terlalu luar biasa. Karena Pemprov DKI diakuinya akan kewalahan mengatasi masalah banjir, meski pompa air sudah siap. “Saya pikir itu yang paling penting.”
‎Mengenai keterlibatan Kemen PU untuk menyediakan rumah pompa air di Jakarta, Djarot mengapresiasi. Menurutnya itu merupakan bentuk kehadiran negara dalam mengatasi masalah banjir di Ibukota.

Artikel ini ditulis oleh: