Jakarta, Aktual.co — Majunya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam bursa calon ketua umum (Caltum) partai Demokrat dinilai akan menimbulkan persepsi negatif pada publik.
Pengamat politik Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, di Jakarta, Senin (29/12) mengatakan, akan timbul persepsi publik jika partai berlambang bintang mercy itu adalah milik keluarga mantan presiden RI tersebut.
“Publik sudah semakin sadar, selama ini hanya partai Demokrat lah yang dinilai paling mencolok, kental dengan politik dinasti, dimana bapak dan anak menjabat ketua umum dan sekretaris jenderal,” ucap Karyono dalam siaran persnya, Senin (29/12).
Oleh karena itu, sambung dia, kedepan partai demokrat perlu mengevaluasi sistem partai agar lebih terbuka. Dengan sistem kaderisasi perlu dilakukan secara sistematis dan sustainable, sehingga melahirkan kader-kader partai yang kelak bisa menjadi pemimpin yang berkualitas dan berintegritas.
Selain itu, untuk memulihkan kepercayaan publik, Demokrat perlu menjaga konsistensi dalam menjalankan platform partai.
“Pun demikian, partai yang menonjolkan figur di negeri ini tidak hanya Demokrat. Pada umumnya, partai-partai di Indonesia masih mengandalkan aspek figuritas seperti PDI Perjuangan mengandalkan figur Megawati. PAN juga menonjolkan Amien Rais, Hanura menonjolkan Wiranto, Gerindra menonjolkan Prabowo Subianto,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Novrizal Sikumbang

















