Kupang, Aktual.co —Tujuh dari 155 penumpang Pesawat AirAsia yang hilang dalam penerbangan Surabaya-Singapura berasal dari Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Saat dikonfirmasi, Bupati Manggarai Christian Rotok mengatakan keenam penumpang itu berasal dari dua keluarga di Kabupaten Manggarai di Pulau Flores.
Mereka yakni Martinus Djomi (suami), Ria Ratna Sari (istri) dan Kayle C Djomi, bayi berusia dua tahun. Kemudian keluarga Santoso berjumlah tiga orang yakni Fandi Santoso, Karina Santoso, dan Theo Santoso. 
“Selain itu, satu penumpang asal Kabupaten Alor bernama David Hartono, sesuai informasi yang diperoleh,” kata Rotok, Senin (29/12) pagi.
Bersama stafnya, Rotok mengaku sudah mengunjungi rumah dua keluarga tersebut Minggu (28/12) kemarin. Namun rumah ditemui dalam keadaan kosong. “Rumah tertutup sehingga kami tidak bertemu satu orang pun,” ujarnya.
Dia menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warganya. Dia berharap penumpang bisa diketemukan dalam keadaan selamat.
Keluarga Marthinus tinggal di Kecamatan Reo dan Keluarga Fandi tinggal di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai. “Dua keluarga tersebut pergi ke Singapura untuk berlibur,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh: