Malang, Aktual.co — Salim Mubarok Attamimi, pengikut ISIS yang menghebohkan dunia maya melalui video di Youtube dengan menantang Panglima TNI Moeldoko, Banser dan Polri, ternyata pernah berjualan susu murni di Malang.
Selama di Malang, dia diketahui kerap hidup berpindah-pindah.
Hal itu disampaikan Komandan Satkorwil Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU Koordinator Wilayah Jawa Timur, Umar Usman.
“Dia (Salim) pernah tinggal di Jalan Mawar dan Bumiayu Kecamatan Kedungkandang,” ujar dia, di Malang, Jawa Timur, Minggu (28/12).
Umar sendiri mengaku pernah melakukan investigasi menelusuri sosok Salim yang selama ini dikenal beraliran radikal.
Dari hasil penelusuran itu, kata dia, Salim ternyata dikenal tidak akrab dengan tetangga sekitarnya. “Salim dan keluarganya tak mudah bergaul dan nyaris cenderung menyendiri.”
Umar juga menduga Salim tak memiliki ilmu agama yang kuat. Karena pendidikan agama, yang diterimanya kurang mendalam. “Dia tak pernah belajar agama Islam secara dalam. Tak pernah belajar di Pondok Pesantren. Entah belajar dari mana,” katanya.
Selain itu Salim diketahui juga sering menggelar pengajian yang dianggap meresahkan di Malang. Dari penelusuran sejumlah anggota Banser yang pernah mencoba masuk ke dalam kelompok pengajiannya didapat sejumlah informasi.
Antara lain, dalam setiap pengajiannya kelompok Salim sering menyalahkan negara dan kelompok Islam yang lain. Mereka mengajarkan ideologi yang disebut untuk menegakkan syariat Islam. Sehingga anak muda yang pengetahuan agamanya kurang dikhawatirkan mudah terpengaruh.
“Banser berusaha bentengi anak muda dengan corak Islam yang “Rahmatan Lil Alamin” tidak dengan cara kekerasan dan memerangi kelompok lain seperti yang diajarkan ISIS,” paparnya.
Jika Islam identik dengan kekerasan, Umar khawatir orang lain jadi tak tertarik masuk Islam. Menurutnya dakwah dengan menggunakan kekerasan bukanlah cara yang sesuai ajaran Islam.
Umar menyontohkan cara yang digunakan Wali Songo dalam menyebarkan Islam lewat kelembutan melalui budaya. Sehingga Islam berkembang cepat di nusantara.
“Dan Indonesia menjadi negara dengan pemeluk agama Islam terbesar di dunia.”
Artikel ini ditulis oleh:














