Jakarta, aktual.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap aparat negara. Kali ini, sasaran OTT mencakup pejabat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, serta pihak Bea Cukai. Menyikapi hal itu, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan langkah tegas membersihkan dua institusi strategis tersebut.
“OTT itu kalau bahkan dilakukan di semua perwakilan Pajak dan Bea Cukai potensi dapat itu ada, karena memang dugaan korupsi itu terlalu banyak,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).
Boyamin menilai persoalan di tubuh Pajak dan Bea Cukai bukan hal baru. Ia mengaku pernah melaporkan berbagai kasus penyelundupan, mulai dari kendaraan hingga barang-barang mewah, yang mengindikasikan masih maraknya praktik penyimpangan di kedua instansi tersebut.
“Nah itu tunjukkan memang bea cukai dan pajak sedang tidak baik-baik saja, dan dugaan saya belum mampu benahi itu, sehingga masih banyak kenakalan kenakalan, penyelundupan masih banyak,” ucapnya.
Menurut Boyamin, rencana Menteri Keuangan untuk mencopot seluruh pimpinan di lingkungan Pajak dan Bea Cukai kini semakin relevan. Ia mendukung penuh langkah keras terhadap pejabat yang terlibat praktik korupsi.
“Kalau sampai Pak Purbaya mimpin mau copot semuanya itu ada benarnya. Itu menurut saya perlu pembenahan, pembenahan saja tidak cukup, makanya harus ada penindakan, saya dukung KPK melakukan OTT di Ditjen Pajak dan Bea Cukai. Karena apa? Kalau tak ada penindakan orang tak akan takut, sehingga nanti orang pikirnya hanya apes saja,” tuturnya.
“Nah kalau OTT diseringkan mereka akan ada pembenahan, dan ini harus dibarengi Pak Purbaya, merumahkan orang-orang nakal itu ya dirumahkan beneran saja,” sambung Boyamin.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi telah melakukan OTT di Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin. Salah satu pihak yang diamankan adalah Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono.
“KPK mengamankan sejumlah tiga orang. Salah satunya adalah Kepala Kantor KPP Madya Banjarmasin. Saat ini sedang perjalanan menuju Jakarta,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Rabu (4/2).
Selain itu, KPK juga melakukan OTT di kantor Bea Cukai di Jakarta. Operasi tersebut diketahui berkaitan dengan dugaan praktik korupsi dalam urusan impor.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















