Presiden Rusia Vlamidir Putin. Aktual/Dok. Kremlin

Moskow, aktual.com – Rusia melontarkan peringatan keras kepada negara-negara Barat dengan menyebut kemungkinan eskalasi konflik yang dapat berujung pada Perang Dunia III. Moskow menegaskan akan menganggap setiap pasukan Barat yang dikerahkan di Ukraina sebagai sasaran militer yang sah.

Dilansir dari Mirror, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa pengerahan pasukan Barat di Ukraina, “di bawah bendera apa pun”, tidak dapat diterima dan akan diperlakukan sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasional Rusia, meski dilakukan dalam kerangka perjanjian perdamaian.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kemarahan Moskow atas kunjungan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte ke Kyiv pada pekan ini. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menuding Rutte telah melontarkan pernyataan agresif terkait rencana pengerahan pasukan Barat ke Ukraina pascaperdamaian.

Zakharova mengatakan bahwa setelah kesepakatan damai tercapai, pasukan, persenjataan, pesawat tempur, serta kekuatan angkatan laut dari apa yang disebut “Koalisi Sukarelawan” akan segera ditempatkan di Ukraina.

Menurut laporan tersebut, pasukan itu disebut-sebut akan dipimpin oleh Inggris dan Prancis. Zakharova menilai rencana itu sebagai bentuk intervensi militer asing yang terang-terangan.

“Semua ini, tentu saja, adalah rencana yang jelas untuk intervensi militer asing,” tegas Zakharova.

Ia menegaskan bahwa Kremlin sama sekali tidak dapat menerima pengerahan pasukan asing di wilayah Ukraina. Rusia, kata dia, telah berulang kali menyampaikan sikap bahwa kehadiran militer Barat di Ukraina akan dianggap sebagai ancaman langsung.

“Kami akan menganggap pasukan ini sebagai sasaran militer yang sah,” ujarnya.

Zakharova juga kembali menuding NATO sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pecahnya konflik. Menurutnya, perluasan NATO yang tidak terkendali hingga mendekati perbatasan Rusia, termasuk ke Ukraina, merupakan salah satu akar penyebab utama perang.

“Kami ingin mengingatkan bahwa perluasan ruang geopolitik NATO hingga ke perbatasan kami, termasuk Ukraina, adalah salah satu penyebab utama konflik ini,” katanya.

Sejumlah pengamat menilai ancaman Rusia tersebut mencerminkan tingginya eskalasi ketegangan antara Moskow dan blok Barat. Jika konflik semakin meluas dan melibatkan kekuatan militer besar secara langsung, bukan tidak mungkin situasi ini dapat memicu perang berskala global atau Perang Dunia III.