Markas PBB, aktual.com – Pengamat Tetap Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Riyad Mansour dipastikan menjadi salah satu diplomat yang dinominasikan sebagai Presiden Sidang Majelis Umum (SMU) ke-81 PBB tahun 2026.
“Sekretariat telah menerima tiga nominasi untuk posisi Presiden Sidang Majelis Umum ke-81 … ketiga nominasi itu adalah Md. Touhid Hossain (BANGLADESH), Andreas S. Kakouris (SIPRUS), dan Riyad Mansour (NEGARA PALESTINA),” kata juru bicara Presiden SMU PBB La Neice Collins dalam pernyataannya, Selasa (11/2).
Ia menyampaikan bahwa pemimpin untuk Sidang Majelis Umum PBB mendatang akan dipilih dari negara-negara di grup Asia Pasifik, sebagaimana sistem rotasi kewilayahan yang berlaku di organisasi internasional itu, kata dia.
Collins mengatakan bahwa Mansour menjadi satu-satunya kandidat yang telah menyerahkan pernyataan visi dan misi jabatan, di mana ia menjabarkan prioritas, tujuan, dan isu yang akan menjadi fokusnya jika terpilih sebagai Presiden SMU PBB.
Pemilihan Presiden SMU PBB akan dilaksanakan pada 2 Juni 2026 di Aula Majelis Umum PBB, demikian juru bicara Presiden SMU PBB.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















