Grand caravan Smart Air. Aktual/HO

Papua Selatan, aktual.com – Kepolisian Republik Indonesia membenarkan peristiwa penyerangan oleh orang tidak dikenal (OTK) terhadap Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyatakan bahwa dalam insiden tersebut dua pilot dinyatakan meninggal dunia.

“Benar,” ujar Johnny saat dikonfirmasi, Rabu (11/2/2026).

Johnny menambahkan, saat ini jajaran Polda Papua bersama tim Operasi Damai Cartenz 2026 telah diterjunkan untuk menindaklanjuti peristiwa penembakan tersebut.

“Polda Papua dan pers Ops Damai Cartenz 2026 sedang konsolidasi untuk merespon peristiwa tersebut. Diharapkan bisa segera tiba di lokasi secepatnya menyesuaikan tantangan kondisi geografis dan aksesnya,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat milik PT Smart Air Aviation tersebut mendarat di Bandara Koroway Batu sekitar pukul 10.05 WIT.

Namun, tak lama setelah mendarat, pesawat dilaporkan mendapat serangan mendadak. Pilot dan penumpang berupaya menyelamatkan diri ke hutan sekitar lokasi kejadian.

Beberapa jam kemudian, dua pilot pesawat yakni Kapten Egon E dan Kapten Baskoro dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Hingga kini aparat gabungan masih berupaya menjangkau lokasi kejadian guna melakukan pengamanan serta penyelidikan lebih lanjut terkait pelaku penyerangan.