Jakarta, Aktual.com – Analis komunikasi politik sekaligus pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio, menilai gejolak di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencerminkan tekanan ekonomi yang semakin meluas. Ia menyebut dampaknya kini tidak hanya dirasakan masyarakat bawah, tetapi juga mulai menyentuh kalangan atas.
Menurut Hendri, dinamika kebijakan dan peristiwa terbaru di sektor keuangan menjadi indikator bahwa kelompok elite pun terdampak situasi ekonomi nasional. Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan tekanan ekonomi telah menjangkau hampir seluruh lapisan sosial.
Dalam situasi itu, ia berpandangan masyarakat tidak memiliki banyak pilihan selain mempercayai langkah pemerintah. “Mungkin marah netizen kalau saya berikan solusinya adalah ini saatnya kita bersama mendukung program pemerintah dan percaya dengan apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo, karena kita tidak punya pilihan,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Aktual.com, Rabu (11/2/2026).
Pria yang akrab disapa Hensa itu menjelaskan keterbatasan ekonomi membuat sebagian besar masyarakat sulit mencari alternatif solusi secara mandiri. Ia menggambarkan kondisi mayoritas warga yang daya tahannya terbatas dalam menghadapi tekanan ekonomi.
“Kecuali kita uangnya banyak sekali sehingga bisa ke luar negeri dan hidup di sana menggunakan uang sendiri. Masalahnya, banyak dari kita uangnya hanya cukup untuk hidup sehari-hari,” jelas Hensa.
Hendri juga menyinggung peringatan sejumlah tokoh terkait potensi gejolak pada awal tahun, termasuk pandangan Rocky Gerung mengenai kemungkinan meningkatnya ketegangan akibat tekanan ekonomi dan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun demikian, ia menilai situasi tersebut seharusnya direspons dengan menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Sekarang kita tinggal menunggu apa yang akan dilakukan oleh pemerintahan Pak Prabowo. Dengan kondisi seperti saat ini, saya justru mengajak masyarakat untuk mempercayakan pemerintahan Pak Prabowo memperbaiki kondisi keuangan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan penyampaian pandangannya bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan sebagai dorongan agar pemerintah segera mengambil langkah konkret. Kepercayaan publik, menurut Hendri, menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan yang meluas lintas kelas.
(Nur Aida Nasution)
Artikel ini ditulis oleh:
Eka Permadhi
















