Indramayu, aktual.com – Demi mencegah peristiwa seorang anak mengakhiri hidupnya karena kemiskinan di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) terulang di wilayah Jawa Barat (Jabar), khususnya Indramayu, organisasi masyarakat ‘Jabar Bergerak’ menggalang solidaritas masyarakat.
Ketua DPC Jabar Bergerak Indramayu, Ridha Triana, menyampaikan akan langsung tancap gas untuk bergerak menyisir dan bersosialisasi ke masyarakat agar saling membantu dan meringankan beban masyarakat dalam bidang sosial, keagamaan, kesehatan, pendidikan, hingga kebudayaan.
“Dalam waktu dekat kita akan siapkan ambulans gratis untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kita juga akan berkolaborasi untuk mendapatkan donatur agar dapat bantu merenovasi rumah tidak layak huni,” ungkap Ridha, usai pengukuhan dan pelantikan DPC Jabar Bergerak Indramayu, di Indramayu, Kamis (12/2/2026).
Menurut Ridha Triana, aktivis perempuan yang juga istri dari legislator Senayan, Daniel Mutaqien Syafiuddin ini, Ormas ‘Jabar Bergerak’ muncul dari kepedulian sesama untuk membantu masyarakat. Organisasi yang didirikan pada 2019 ini lahir sebagai wujud kepedulian yang bergerak di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, keagamaan serta kebudayaan.
Bermodal solidaritas dan kebersamaan, ‘Jabar Bergerak’ akan terus melakukan gerakan perubahan sosial di masyarakat dengan berkolaborasi bersama pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan, kesetaraan sosial, kesehatan dan pendidikan untuk kemajuan Indonesia. Sejak dipimpin Atalia Praratya, ‘Jabar Bergerak’ terus tumbuh dan bergerak di seluruh wilayah di Jabar.
Di hadapan pengurus dan kader Jabar Bergerak Indramayu, Atalia meminta untuk terus mengokohkan persaudaraan sosial demi membantu sesama yang membutuhkan, guna mensetarakan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di masyarakat .
“Jadi kita ini ormas sosial yang bergerak Non APBD dan Pemerintah, namun kita tetap peduli dan berbagi, sehingga kita tak takut berhenti bergerak hingga jantung tak berdetak,” ujar Atalia.
Laporan: Pradesta Bagus (Indramayu)
Artikel ini ditulis oleh:
Eroby Jawi Fahmi

















