Jakarta, Aktual.co — Laju nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) turut melamah seiring dengan sentimen penguatan dolar di pasar Asia hingga Selasa (5/5) kemarin sore. Namun,  Samuel Sekuritas Indonesia dalam risetnya memproyeksikan pelemahan nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini, Rabu (6/5) berpeluang tertahan seiring dengan kembalinya pelemahan dolar.
“Dengan kembalinya pelemahan dolar, berpeluang menahan tekanan rupiah,  terutama akibat sentimen negatif internal,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diterima hari ini, Rabu (6/5).
Lebih lanjut Samuel mengatakan, melebarnya defisit perdagangan AS memberikan alasan tambahan bagi indeks dolar melanjutkan tren pelemahannya hingga dini hari tadi.
Jika defisit tumbuh lebih cepat dari pendapatan masyarakat, kata dia, maka pada akhirnya pertumbuhan ekonomi harus ikut melambat.
“Sehingga kenaikan suku bunga tidak akan terlalu dini. FOMC meeting berikutnya pada minggu ke dua Juni akan menjadi penentu,” kata Rangga.

Artikel ini ditulis oleh: