Jakarta, Aktual.co — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat struktur lapangan pekerjaan hingga Februari 2015 tidak mngalami perubahan. Sektor pertanian, perdagangan, jasa kemasyarakat, dan industri masih menjadi penyumbang terbesar penyerapan tenaga kerja Indonesia.
Kepala BPS, Suryamin mengatakan jika dibandingkan dengan keadaan Februari 2014, penduduk bekerja meningkat terutama pada sektor industri sebanyak 1 juta orang (6,43 persen), sektor jasa jasa kemasyarakatan sebanyak 930 ribu orang (5,03 persen), dan sektor perdagangan sebanyak 840 ribu orang (3,25 persen).
Sedangkan yang mengalami penurunan dari Februari 2014 adalah sektor pertanian sebanyak 710 ribu orang (1,74 persen), sektor lainnya sbanyak 200 ribu orang (10,36 persen), dan sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi sebanyak 140 ribu orang (2,63 persen).
“Penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja di sektor prtanian ini sekarang memang sudah menurun, ini karena mungkin mereka lebih senang bekerja di sektor lainnya, karena lapangan pertanian juga sekarang kan menurun,” ujar Suryamin di kator BPS Jakarta, Selasa (5/5).
Dalam setahun terkahir (Februari 2014-Februari 2015), penduduk bekerja dengan status berusaha dibantu buruh tetap bertambah 70 ribu orang. Dan penduduk bekerja berstatus buruh/karyawan bertambah 3,3 juta orang.
“Keadaan ini menyebabkan jumlah pekerja formal bertambah sekitar 3,3 juta orang dan persentase pekerja infromal berkurang dari 59,81 persen menjadi 57,94 persen pada Februari 2015,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka

















