Jakarta, Aktual.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus siap menghadapi berbagai dampak krisis global, termasuk ketidakpastian ekonomi yang dipicu konflik di berbagai kawasan dunia, terutama di Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo menanggapi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah setelah serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
“Kita menghadapi kesulitan, dengan sikap kita ingin mengatasi kesulitan. Kita tidak menutupi kesulitan, kita tidak pura-pura tidak ada kesulitan,” kata Prabowo sebagaimana dikutip dari tayangan kanal YouTube Sekretariat Presiden Republik Indonesia, Rabu (11/3/2026).
Menurut dia, dinamika geopolitik dunia saat ini berpotensi memengaruhi berbagai sektor di dalam negeri, sehingga pemerintah dan seluruh elemen bangsa perlu memiliki kesiapan menghadapi tantangan yang mungkin muncul.
Prabowo menilai konflik di berbagai kawasan dunia, khususnya di Timur Tengah, dapat memicu tekanan ekonomi serta meningkatkan ketidakpastian global yang juga berdampak pada Indonesia.
Atas dasar itu, pemerintah tidak akan menutup mata terhadap berbagai tantangan yang muncul akibat situasi global tersebut. Ia menegaskan Indonesia memiliki kekuatan besar untuk menghadapi kondisi tersebut.
“Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tetapi sekali lagi, kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar,” ujarnya.
Prabowo juga menekankan bahwa persatuan nasional menjadi modal utama bagi Indonesia dalam menghadapi krisis global saat ini maupun di masa mendatang.
Presiden optimistis Indonesia mampu melewati berbagai tantangan global dan bahkan keluar dari krisis dalam kondisi yang lebih kuat.
“Bersatu kita kuat, bersatu kita akan menghadapi semua kesulitan, kita akan keluar dari semua krisis,” kata Prabowo.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka Permadhi

















