Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberi keterangan kepada media di Jakarta, Jumat (29/8/2025). ANTARA/Khaerul Izan

Jakarta, Aktual.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati, seiring menurunnya angka kecelakaan lalu lintas dan tingginya jumlah pemudik yang kembali ke Jakarta.

Hingga H+6 Lebaran, tercatat sebanyak 2.561.629 pemudik telah kembali ke Jakarta. Angka tersebut merupakan bagian dari total pergerakan kendaraan keluar Jakarta yang mencapai 2.946.891 unit. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 385.262 kendaraan atau 13,07 persen yang belum kembali ke ibu kota.

“Volume lalu lintas keluar Jakarta sejumlah 2.946.891, dan masuk kembali ke Jakarta saat ini sudah 2.561.629, sehingga masih tersisa 13,07 persen,” ujar Listyo saat meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026).

Menurut Kapolri, tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran tetap dapat dikelola dengan baik berkat sinergi lintas sektor serta penerapan rekayasa lalu lintas yang efektif.

Ia menegaskan bahwa secara umum puncak arus balik telah terlampaui dan kondisi lalu lintas saat ini berada dalam kategori terkendali.

“Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati dan tinggal 13,07 persen lagi yang harus kita hadapi,” katanya.

Selain itu, Kapolri mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik tahun ini mengalami penurunan sebesar 7,8 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara jumlah korban meninggal dunia juga turun signifikan dari 377 orang pada 2025 menjadi 265 orang pada 2026.

Penurunan tersebut dinilai sebagai hasil dari peningkatan kualitas pengamanan dan pelayanan mudik oleh kepolisian bersama instansi terkait.

Berbagai strategi diterapkan untuk menjaga kelancaran arus balik, mulai dari delaying system, buffer zone, hingga pengaturan pengecekan tiket di titik-titik krusial. Kondisi di Bakauheni sendiri dilaporkan tetap berada pada kategori hijau.

Kapolri mengimbau para pemudik yang masih dalam perjalanan agar tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat demi keselamatan selama perjalanan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya kepatuhan masyarakat dalam mengikuti arahan petugas, yang dinilai menjadi faktor utama menurunnya angka kecelakaan dan fatalitas.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi