Presiden RI Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin dunia yang menandatangani Board of Peace Charter dalam rangkaian World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet)

Washington, aktual.com – Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) disebut mendesak Hamas agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini, kata laporan media.

New York Times, mengutip sumber, pada Senin menyampaikan bahwa Amerika Serikat menginginkan Hamas menyerahkan hampir semua persenjataannya serta menyerahkan peta jaringan terowongan bawah tanah di Jalur Gaza.

Kemudian, perwakilan dari kedua pihak akan bertemu di Mesir pada Selasa ini dalam rangka merampungkan kesepakatan demiliterisasi pada akhir pekan ini, meski jadwal pertemuan tersebut masih bisa berubah.

November lalu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi Resolusi 2803 yang menyetujui implementasi rencana perdamaian Gaza yang disepakati Hamas dan Zionis Israel pada Oktober 2025.

Pada pertengahan Januari lalu, duta khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, mengumumkan pelaksanaan tahap kedua rencana perdamaian Gaza.

Tahap tersebut mencakup penarikan tentara Zionis dari wilayah Gaza, pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), dan pendirian struktur pemerintahan baru untuk Gaza di bawah BoP yang dipimpin Trump.

Adapun Trump mengumumkan pendirian BoP pada Januari dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung. Pertemuan perdana BoP berlangsung di Washington pada 19 Januari dengan dihadiri oleh perwakilan dari 20 negara.

Meski dengan berjalannya transisi menuju tahap kedua rencana perdamaian Gaza yang disusun Trump, bentrokan dilaporkan masih terus terjadi antara kelompok pejuang Palestina dengan pasukan penjajah Zionis di Jalur Gaza.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain