Jakarta, aktual.com – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia atas keberhasilan membongkar ratusan kasus penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji bersubsidi di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam keterangannya, Habiburokhman mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, atas keberhasilan mengungkap 755 tempat kejadian perkara (TKP) kasus penyelewengan BBM dan elpiji bersubsidi sepanjang tahun 2025 hingga April 2026.
“Total sebanyak 672 tersangka berhasil ditangkap dalam pengungkapan tersebut. Ini merupakan capaian yang sangat signifikan,” ujar Habiburokhman.
Ia menegaskan, langkah yang dilakukan Polri merupakan bentuk nyata komitmen dalam menjaga hak masyarakat serta melindungi keuangan negara dari praktik-praktik ilegal yang merugikan rakyat.
Menurutnya, pengungkapan ini termasuk dalam kategori besar tindak pidana, khususnya yang berkaitan dengan penyelewengan subsidi energi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.
“Ini bukti keseriusan aparat kepolisian dalam menegakkan hukum dan memastikan program subsidi pemerintah tepat sasaran,” tambahnya.
Habiburokhman juga berharap upaya penegakan hukum seperti ini terus diperkuat agar praktik penyalahgunaan BBM dan elpiji subsidi dapat ditekan secara maksimal di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan pengungkapan ini, DPR RI melalui Komisi III menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Polri dalam memberantas kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat luas, sekaligus memastikan distribusi subsidi berjalan sesuai dengan tujuan pemerintah.
Artikel ini ditulis oleh:
Tino Okt
















