Jakarta, Aktual.com – Pasar kendaraan listrik Indonesia kembali kedatangan pemain baru dengan pendekatan berbeda. iCAR Indonesia resmi meluncurkan iCAR V23 sebagai SUV listrik bergaya boxy modern dengan harga mulai Rp389,9 juta, menandai upaya penetrasi segmen kendaraan listrik yang lebih ekspresif dan personal.
Peluncuran yang digelar di kawasan PIK 2 ini menunjukkan arah baru industri otomotif nasional, di mana kendaraan listrik tidak lagi sekadar soal efisiensi dan teknologi, tetapi juga menyasar gaya hidup dan karakter pengguna. Dalam konteks ini, iCAR V23 hadir memadukan desain ikonik, kemampuan berkendara praktis, serta fleksibilitas personalisasi.
Dalam keterangan tertulis dikutip Minggu (24/5/2026), President Director Zeng Shuo menyebut respons publik terhadap model ini sudah terlihat sejak pertama kali diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
“Kami melihat respons yang sangat positif dari masyarakat dan pecinta otomotif Indonesia, bahkan sebelum harga resmi diumumkan,” ujarnya.
Secara industri, kehadiran iCAR V23 mencerminkan pergeseran tren global menuju New Energy Vehicle (NEV), yang dalam beberapa tahun terakhir telah melampaui kendaraan berbasis internal combustion engine (ICE), khususnya di pasar China. Tren tersebut kini mulai terasa di Indonesia, seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik dan dukungan kebijakan pemerintah.
Dari sisi teknologi dan kebutuhan pasar, iCAR V23 menawarkan kombinasi yang relevan untuk kondisi Indonesia. Dengan ground clearance 210 mm dan kemampuan water wading hingga 600 mm, kendaraan ini dirancang adaptif terhadap karakter jalan yang beragam, mulai dari perkotaan hingga semi-off-road.
Selain itu, pendekatan human-centric terlihat dari penggunaan tombol fisik untuk fungsi utama, yang memberikan pengalaman berkendara lebih intuitif dibanding sepenuhnya mengandalkan layar digital. Hal ini menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan keseimbangan antara teknologi modern dan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Keunggulan lain terletak pada konsep personalisasi. iCAR V23 dilengkapi lebih dari 20 modular plug-and-play interface yang memungkinkan pengguna menyesuaikan kendaraan sesuai gaya hidup, mulai dari aksesori hingga peningkatan fitur audio.
Dari sisi pasar, strategi harga Rp389,9 juta menempatkan iCAR V23 sebagai entry point di segmen SUV listrik premium terjangkau, sekaligus membuka peluang bagi konsumen baru yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa mengorbankan desain dan karakter.
Untuk mendukung penetrasi pasar, iCAR juga menyiapkan ekspansi jaringan hingga 30 dealer pada 2026 serta layanan purna jual, termasuk garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, garansi kendaraan 6 tahun, dan layanan roadside assistance selama 3 tahun.
Dengan kombinasi desain, teknologi, dan strategi pasar tersebut, iCAR V23 berpotensi menjadi alternatif menarik di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang tidak hanya efisien, tetapi juga merepresentasikan identitas penggunanya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka Permadhi

















