Jakarta, aktual.com – Mahkamah Konstitusi memutuskan partai politik dapat didiskualifikasi atau tidak diikutsertakan dalam pemilu di daerah pemilihan tertentu apabila tidak memenuhi kuota minimal 30 persen calon legislatif perempuan. Putusan tersebut mendapat dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional.
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyambut positif putusan MK tersebut. Menurutnya, keputusan itu semakin memperkuat afirmasi politik bagi perempuan.
“Bravo MK. Afirmasi untuk perempuan kian kuat,” kata Mardani kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa PKS pada Pemilu 2024 telah memenuhi keterwakilan minimal 30 persen perempuan di seluruh daerah pemilihan.
“Alhamdulillah PKS partai yang di Pemilu 2024 semua dapil penuh terwakili minimal 30%. Dukung putusan MK,” ucapnya.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Partaonan Daulay. Ia menilai putusan MK menjadi pelengkap aturan afirmasi politik perempuan yang selama ini belum memiliki sanksi tegas.
“Saya mendukung putusan MK tersebut. Ini melengkapi aturan yang sudah ada sebelumnya. Malah kali ini lebih tegas dan jelas. Partai yang lalai dan abai tidak akan diikutkan dalam pemilu di dapil tersebut,” ujar Saleh.
Menurutnya, seluruh partai politik akan semakin serius melakukan pendidikan kader perempuan agar keterwakilan politik perempuan dapat berjalan lebih optimal.
“Memang tidak mudah. Perlu berbagai upaya agar perempuan bisa mendapat prioritas. Kalau sudah ada aturan UU dan putusan MK, tinggal afirmasi di tingkat partai-partai politik yang ada. Kalau jalannya lapang, perempuan diyakini selalu siap berkompetisi,” katanya.
Saleh juga menilai partisipasi perempuan dalam politik tidak perlu diragukan lagi. Ia menyebut banyak politisi perempuan saat ini memiliki pemikiran progresif dan mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan baik.
“Perempuan itu kuat dan kokoh. Tidak hanya menjadi isteri dan ibu rumah tangga, tetapi juga menjadi tokoh masyarakat dan tokoh politik. Kehadiran mereka selalu mewarnai dan selalu dibutuhkan. Mereka selalu bisa menyesuaikan diri di setiap situasi dan kondisi,” ucapnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain

















