Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah di awal pekan ini terlihat melemah. Hal ini disebabkan pasca pelaku pasar yang mulai berspekulasi pertumbuhan ekonomi AS.
“Pelaku pasar berspekulasi pertumbuhan ekonomi AS akan lebih stabil setelah merespon kenaikan ISM manufacturing new order dan masih tumbuhnya penjualan mobil,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada Selasa (5/5) laju Rupiah diperkirakan Reza berada di bawah level support 12.946, yakni Rp13.075-13.000 (kurs tengah BI). Menurutnya, berbalik menguatnya laju dolar AS menghapus ekspektasi akan kenaikan lanjutan Rupiah.
“Sehingga kembali membuka peluang pelemahan Rupiah. Tetap cermati dan wasapadai pelemahan yang ada,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















