Jakarta, Aktual.co —Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu menyambut gembira rencana Pemprov Jawa Barat untuk mendanai operasional belajar mengajar seluruh pelajar SMA/SMK di Kota Bekasi mulai tahun 2016.
Kata dia, jika itu benar terealisasi, maka merupakan efesiensi dalam dunia pendidikan di Kota Bekasi. “Hampir setiap tahun porsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dialokasikan paling besar untuk dana pendidikan,” ujar Ahmad, di Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/5).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Rudi Sabarudin menambahkan rencana tersebut hingga kini masih dikaji oleh Pemprov Jabar. “Dua minggu lalu tim inventarisasi Jabar sudah meninjau kegiatan belajar mengajar di Kota Bekasi. Mereka menginventarisasi jumlah siswa serta aset,” kata dia.
Pemkot Bekasi, ucap dia, tiap tahun anggarkan total Rp 62 miliar untuk operasional seluruh SMA/SMK. “Di Kota Bekasi ada 11 SMK dan 18 SMA negeri dengan jumlah siswa seluruhnya mencapai 54 ribu orang lebih,” ujar dia.
Rencana pendanaan oleh Pemprov Jabar itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. “Pada Juni 2015 mereka (Pemprov Jabar) menyusun Rancangan APBD 2016. Jabar mempersiapkan agar 2016 sudah bisa mendanai seluruh SMA/SMK di wilayahnya,” ucap dia.

Artikel ini ditulis oleh: