Jakarta, Aktual.co — Berdasarkan data yang dimiliki Aktual, pada tanggal 23 Februari 2015, Pertamina-ISC yang dipimpin Daniel Purba mengundang tender LPG yang terdiri atas Butane dan Propane untuk loading bulan April 2015 dengan spot total 44.000 mt. ISC-Pertamina menunjuk Total sebagai pemenang tender yang jelas melakukan pricing untuk bulan Maret yang seharusnya bulan April 2015.

Vice Presiden ISC-Pertamina, Daniel Purba mengatakan pihaknya akan melihat dulu terkait kecurangan tender tersebut.

“Saya lihat dulu ya,” katanya singkat kepada Aktual, di Jakarta, Senin (4/5).

Dalam waktu dekat, dirinya pun akan menjadwalkan bertemu dengan awak media.

“Saya sudah request ke VP Pertamina untuk bertemu dengan Media,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat perbedaan pricing tersebut, terdapat kerugian perusahaan Pertamina dan negara mencapai USD400.000 atau sekitar Rp5,2 miliar. Perhitungan kerugian berdasarkan atas perbedaan harga CP Aramco pada bulan Maret 2015 di harga USD480/MT dan bulan April 2015 di harga USD465/MT.

Jumlah harga dari Total yang terdiri dari CP Aramco Maret dikurangi diskon USD7,5 adalah USD472,5. Sedangkan harga dari Petredec yang terdiri dari CP Aramco dikurangi diskon USD2,5 adalah USD462,5. Disini jelas terlihat perbedaan Total dan Petredec senilai USD10 per MT. Sehingga total kerugian yang dialami Pertamina dan negara mencapai USD440.000 atau setara Rp5,2 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka