Jakarta, Aktual.co — Pakar Hukum Tata Negara Masnur Marzuki mengatakan bahwa jika dilihat dari evaluasi enam bulan pertama, publik masih belum melihat hasil kerja positif dari para Menteri Ekonomi Presiden Joko Widodo, bahkan tim ekonomi ini juga dinilai terbukti tidak mampu mengemban program nawacita yang dicanangkan Jokowi.
“Hari ini kalau kita lihat dari evaluasi enam bulan pertama, publik masih belum melihat hasil kerja dari tim ekonomi Jokowi. Yang ada hari ini kebutuhan pokok naik, BBM naik, listrik naik, gas naik, itu yang dibaca oleh publik. Ditambah dolar kemudian makin perkasa sementara rupiah terpuruk,” ujar Masnur kepada Aktual di Jakarta, Senin (4/5).
Menurutnya, hal tersebut telah membuat publik menilai secara umum tim ekonomi Jokowi belum mampu menjalankan program nawacita itu, sehingga sah-sah saja jika memang mencuat isu perombakan kabinet ini.
“Kalau mau direshuffle toh itu hak prerogatif Presiden. Tergantung kepada Presiden,” ungkap dia.
Ia menambahkan, berdasar hasil survey-survey yang sudah dilakukan, terbukti kepercayaan dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pemerintah telah menurun drastis.
“Tapi kalau hari ini kita tanya ke publik, toh hari ini survey-survey sudah menunjukan turunnya kepercayaan dan tingkat kepuasan masyarakat kepada pemerintah. Artinya ini adalah lampu kuning untuk pemerintah mumpung masih ada 4,5 tahun tersisa, efektifkan 4,5 tahun itu. Untuk menyolidkan barisan, untuk menteri-menteri ini agar sesuai bekerja dengan target yang sudah ditetapkan Presiden,” terangnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















