Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan awal pekan ini, Senin (4/5), Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 5.015–5.285.
“IHSG kembali tidak bergerak kemana-mana, hingga menutup perdagangan pada hari terakhir bulan April 2105,” kata Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya dalam riset yang diterima Aktual di Jakarta, Senin (4/5).
Menurutnya, capital outflow masih berlanjut sehingga mengurangi angka capaian capital inflow Ytd, namun kondisi masih berada di atas Rp10 triliun, hal ini masih menunjukkan kondisi perekonomian yang cukup stabil.
“Hari ini pergerakan IHSG akan diwarnai oleh rilis data ekonomi di awal bulan pasca long weekend, yang disinyalir masih akan cukup stabil sehingga bisa memberikan nuansa positif bagi perkembangan gerakan IHSG,” ungkap dia.
Ia menerangkan, support saat ini berada pada level 5.015, dengan target resisten pada level 5.285. “Momen koreksi saat ini tergolong momen yang cukup langka bagi investor dengan timeframe jangka panjang, sehingga peluang untuk melakukan akumulasi pembelian dapat dimanfaatkan dengan cermat serta pemilihan saham yang tepat,” terang dia.
Dalam risetnya, William juga mengemukakan sejumlah saham yang parut diperhatikan pada perdagangan hari ini adalah ERAA, AKRA, BMRI, JSMR, INDF, UNVR, PWON, LSIP, dan BBNI.

Artikel ini ditulis oleh: