Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah pekan lalu terlihat beruntung dengan adanya pelemahan lanjutan pada dolar AS. H disebabkan oleh pelaku pasar yang berbalik bersikap negatif dengan pernyataan The Fed yang masih pesimis terhadap perkembangan perekonomian AS, terutama setelah dirilis masih melambatnya GDP Q1-15.
“Dengan rilis tersebut tentu menjadi tekanan pada laju dolar AS, namun dapat dimanfaatkan Rupiah dan beberapa mata uang emerging market untuk berbalik dan melanjutkan penguatannya,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada Senin (4/5), Reza memprediksikan laju Rupiah berada di atas target level resisten 12.958, yakni Rp12.945-12.929 (kurs tengah BI). Menurutnya, pasca konfirmasi atas kondisi ekonomi AS yang ternyata belum menunjukkan perbaikan sehingga berimbas pada masih akan ditundanya Fed Rate, diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi Rupiah.
“Sehingga diharapkan Rupiah dapat melanjutan penguatannya,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















