Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif membantah kalau dirinya telah melempar-lempar korban penggusuran Bantaran Kali Ancol, yang hendak mengadukan nasibnya di Komisi A pagi tadi.

Dijelaskan Syarif saat itu Gugun salah satu warga wilayah Pinangsia mengubunginya melalui saluran telepon pada pukul 09.00 dirinya masih berada dikediamannya. Dia pun membantah telah melempar Gugun kepada anggota Komisi A Inggard Joshua.

“Saya arahkan ke pak Inggard, tapi pak Inggard tidak ada,” kata Syarif saat dihubungi aktual.co Rabu (27/5)

Politisi Gerindra ini pun menegaskan bahwa dirinya tidak serta-merta mengabaikan keluhan para warga yang sempat mendatangi kawasan rumah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Perumahan Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara itu. Pasalnya siang ini Syarif mengadu sudah berada dilokasi penggusuran untuk melakukan peninjauan.

“Saya sudah OTW dari 30 menit lalu, ke jalan Kunir Pinangsia Jakbar, ketemu warga korban gusuran,” ungkapnya.

Dituturkannya kedatangannya  ini juga membantu salah korban Gusuran salah satunya adalah anak-anak sekolah yang hendak mengikuti ujian. “Kita mau liat, usahakan ada anak sekolah disana mau ujian dulu,” pungkasnya.
 
Diberitakan sebelumnya komisi A dikabarkan melempar-lempar warga Pinangsia yang hendak mengeluhkan nasibnya ke komisi bidang pembanguan itu lantaran Syarif meminta para korban menghungi anggota komisi A yang lain yakni Inggard Josua. Bahkan para korban pun tidak berhasil bertemu dengan ketua komisi A Riano P Ahmad karena sedang kedatangan tamu.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid