Sejumlah pekerja melakukan perbaikan permukaan jalan yang rusak di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (16/6). Perbaikan konstruksi yang dilakukan secara rutin berupa perbaikan permukaan jalan, penerangan jalan umum dan pengecatan kanstin gerbang tol itu guna mempersiapkan kenyamanan bagi pengguna jalan Tol Jakarta-Cikampek saat mudik dan balik Lebaran Idul fitri 1437 H mendatang . ANTARA FOTO/Risky Andrianto/ama/16

Semarang, Aktual.com – Pengguna kendaraan pribadi, truk dan bus penumpang yang melintasi ruas Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang perlu ekstra hati-hati karena ada perbaikan, pembongkaran dan pengaspalan di belasan titik yang menyebabkan penyempitan jalan.

Dalam pantauan saat melintas jalan tol Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang dari arah Cirebon menuju Brebes Timur, Sabtu (8/10), diketahui terdapat belasan titik perbaikan, pembongkaran dan pengaspalan badan jalan tersebut terlihat mulai dari sebelum KM 217 hingga KM 247.

Akibat perbaikan di belasan titik sepanjang lebih kurang 30 kilometer yang melibatkan sejumlah alat berat serta lima hingga enam orang pekerja di setiap titik perbaikan tersebut, terjadi penyempitan jalan yang menuntut kewaspadaan dan kehati-hatian pengendara.

Para pekerja mengingatkan para sopir dengan memasang papan dan rambu peringatan supaya mereka mengurangi laju kendaraan mereka hingga 40 kilometer per jam karena ada perbaikan dan pembongkaran konstruksi badan jalan di beberapa titik yang menyebabkan penyempitan.

Penyempitan akibat adanya perbaikan dengan pembongkaran konstruksi badan jalan itu antara lain terlihat 500 meter menjelang Rest Area KM 228 serta antara KM 232 dan KM 241.

Pengguna jalan tol ini juga merasakan adanya kerusakan ringan di sejumlah titik, seperti badan jalan yang retak-retak, berlubang kecil dan bergelombang. Kondisi seperti itu antara lain ditemukan di antara KM 219 dan KM 220 serta antara KM 246 dan 247.

Para sopir yang melintas menuju arah Brebes, Tegal dan Semarang pun diminta tetap berhati-hati dalam memacu kendaraannya karena ada sejumlah permukaan jalan yang tidak rata meski sudah dilakukan pengaspalan baru.

Kondisi jalan yang demikian itu, misalnya, ditemukan pada KM 221. Pengaspalan ulang yang dilakukan di ruas Tol Kanci-Pejagan itu juga belum diikuti dengan pemberian marka jalan seperti terlihat dari KM 221 hingga KM 225.

Namun, setelah melalui belasan titik perbaikan jalan itu, para pengguna ruas Tol Pejagan-Pemalang dimanjakan dengan kondisi jalan berkonstruksi beton maupun aspal yang mulus dan dilengkapi marka ketika mereka memasuki KM 248.

Di atas jalan yang mulus itu, mereka dapat memacu kendaraannya hingga 120 kilometer per jam. Kondisi jalan yang demikian itu dirasakan KM 268 arah Gerbang Tol Brebes Timur.

Tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 kilometer dan Tol Pejagan-Pemalang sepanjang 20 kilometer (baru rampung sampai Brebes Timur) merupakan bagian dari ruas Tol Trans Jawa yang akan menghubungkan Merak, Provinsi Banten, hingga Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

(Antara)

()